honey.. I’m so sorry..

2 Februari 2010

Dear Honey,

Sebelumnya aku mau berterima kasih atas semua yang kau berikan padaku. Senang sekali bisa bersamamu sampai saat ini. Terima kasih juga untuk orang yang telah mempertemukan kita. Aku sangat mencintai mereka.

Honey, kamu masih ingat gak pertemuan pertama kali kita? Saat itu aku merasa canggung sekali, karena tau klo aku akan bertemu kamu. Dan aku tau maksud mbah mempertemukan kita. Aku menikmati masa-masa itu. Dan akan ku kenang selalu saat-saat itu.

Sudah 3 bulan lewat yah. gak kerasa. Bahkan kita udah ketemu berkali-kali di Jakarta, di rumahku. Saling memadu cinta. Aku menikmati masa-masa itu. Akan tetapi ada sesuatu hal yang aku sendiri gak ngerti kenapa aku hanya bisa menikmati hanya bila bersamamu.

Aku mecoba mencari jawabnya. Dan dapat pencerahan. Aku telah mencoba dengan semua cara yang aku pikir aku akan bisa mencintaimu tetapi gagal. Hati ini tidak bisa dibohongi. Aku sangat menyesal dengan semua ini. Aku tau aku telah mengucapkan janji-janji itu dan berharap hatiku dapat luluh. namun apa yang terjadi sungguh diluar dugaanku.

Aku pasrahkan semua kepada dirimu. Bila kau minta aku selalu tetap di sampingmu, tentu aku mau, namun kamu hanya memiliki ragakuĀ  bukan memiliki hatiku. Maafkan aku sayang. Aku tidak mengerti apa yang sesungguhnya terjadi.

Dari kekasihmu.

sebelum terlambat

31 Januari 2010

Sebelum terlambat harus dipikirkan mateng2.. gw gak mau menyesal belakangan.. saat ini gw belum bisa memutuskan apakah dia adalah seseorang yang gw cari.. namun janji sudah terlanjur terucap, perlu keberanian untuk menariknya lagi.

Saat ini yg gw pikir adalah dia bukan tipe gw banget.. dia jauh dari kata cantik namun disisi laen dia memiliki tubuh yang banyak di idam2kan pria manapun. tapi gw jg gak bisa menilai dari situ aja.. pandangan yang sempit untuk keputusan yang besar..

Gw berharap Tuhan memberikan petunjuk untuk melangkah lebih jauh lagi. amin.

maafkan aku…

10 September 2009

Bukan maksudku untuk menapikanmu…

Tapi beban hidup ini makin lama makin membuatkan harus berani ambil keputusan sulit. Gw harus lebih fokus sama kerjaan gw yang makin lama makin sulit.

Keadaan sudah tidak sama seperti dulu. Gw gak mau ada pihak2 yang disalahkan. Namun setelah gw bisa mengikuti alurnya cepat atau lambat gw akan kembali. Sampai saat itu tiba gw harap kamu bisa memakluminya.

I love you…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.